MUSDALUB F.SPTI-KSPSI Jambi Digelar, Penguatan Organisasi dan Kesejahteraan Pekerja Jadi Fokus Utama
POJOK JAMBI, JAMBI – Musyawarah Daerah Luar Biasa (MUSDALUB) DPD Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-KSPSI) Provinsi Jambi berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (14/10/2026). Forum ini menjadi momentum bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan program kerja ke depan.
Dalam laporan panitia, pelaksanaan MUSDALUB diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan terkait keberlangsungan kepengurusan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kebersamaan antaranggota. Seluruh peserta diajak mengedepankan persatuan agar forum tersebut dapat memberikan manfaat bagi perkembangan organisasi dan kesejahteraan pekerja.
Sementara itu, sambutan Gubernur Jambi yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi menyoroti peran F.SPTI-KSPSI dalam mendukung aktivitas perekonomian daerah. Keberadaan organisasi pekerja di sektor transportasi, termasuk jasa bongkar muat, dinilai memiliki keterkaitan dengan kelancaran distribusi barang dan pergerakan ekonomi di Provinsi Jambi.
Melalui MUSDALUB ini, pemerintah berharap terbentuk kepengurusan yang mampu menjalankan tanggung jawab organisasi secara optimal. Kepengurusan tersebut juga diharapkan menyusun program kerja yang berkesinambungan serta membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pihak terkait.
Di sisi lain, perlindungan dan kesejahteraan pekerja turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan komitmennya untuk mendorong pemenuhan hak-hak pekerja, baik di sektor formal maupun informal, termasuk mereka yang bekerja di bidang transportasi.
Dalam hal pengupahan, penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) perlu berpedoman pada peraturan perundang-undangan dengan memperhatikan kepentingan pekerja dan kemampuan dunia usaha secara proporsional. Keseimbangan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya hubungan kerja yang adil sekaligus menjaga keberlangsungan kegiatan usaha.
Pemerintah juga mendorong F.SPTI-KSPSI untuk mengambil peran aktif sebagai mitra dalam membangun hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan. Selain memperjuangkan aspirasi anggota, organisasi diharapkan turut mendorong kepatuhan terhadap aturan ketenagakerjaan, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja, serta komunikasi yang baik antara pekerja dan pengusaha.
Kegiatan MUSDALUB berakhir pada pukul 11.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Hasil musyawarah tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penguatan organisasi, sekaligus mendorong peran F.SPTI-KSPSI dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja dan mendukung iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Provinsi Jambi. (BYU)






